Berangkat Haji Dari Uang Lembaran 5 Ribu Rupiah

berangkat haji dari uang lembaran 5 ribu rupiah

Berangkat haji dari uang lembaran 5 ribu rupiah, mungkinkah ?. Di rumah mungil yang nampak sempit dan hanya dihiasi oleh perabot seadanya seperti sepasang dipan dan kasur serta kursi plastik berwarna merah. Berselimutkan atap genteng yang sudah lawas di situlah Karto seorang kakek sang pengayuh becak tinggal.

Karto berprofesi sebagai seorang tukang becak dengan usianya yang sudah mencapai 67 tahun. Walaupun di mata penduduk Jombang dia bukanlah siapa – siapa, yang hanya punya penghasilan dari mengayuh becak setiap hari, rata – rata penghasilan yang ia dapatkan-pun hanya sebesar 30 ribu rupiah per hari.

Lain hal di mata Allah, mungkin sosok seorang kakek yang sudah berusia lanjut ini menjadi istimewa dikalangan penghuni langit. Kerja keras yang ia lakukan dengan mengayuh becak tidak hanya untuk memenuhi kehidupannya sehari – hari, yang teramat teristimewa dari semua itu, sang kakek selalu menyisipkan hasil dari kerjanya untuk menunaikan ibadah haji.

Dan  Al-hamdulillah di tahun ini sang kakek sudah tercatat sebagai salah satu calon jamaah haji, yang keberangkatannya insyaAllah bulan Agustus yang akan datang.

Sejak puluhan tahun lalu kakek yang hanya mempunyai dua orang cucu ini sudah berniat untuk berangkat menunaikan ibadah haji yang merupakan rukun Islam ke-lima. Ini lah sosok seorang hamba Allah yang patut di jadikan contoh bagi kita semua.

Dengan keterbatasan ekonomi, di samping untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari beliau masih sempat untuk menyisipkan sebagian penghasilannya demi memenuhi panggilan Allah ke tanah suci.

Beberapa lembaran uang pecahan rupiah selalu ia sisipkan di bawah bantal tidurnya setelah seharian memeras keringat untuk mengayuh becak.

Best Quality Custom Case Klik Gambar :

Sang kakek sebelumnya pernah bekerja sebagai tukang parkir di dusun klubuk yang merupakan daerah lokalisasi, malangnya beliau bersama dengan istrinya sering terkena razia. Kemudian ia menekuni pekerjaan lain sebagai tukang becak. Hasil dari mengayuh becak yang ia kumpulkan di bawah bantal kemudian disetor ke bank Jombang ketika sudah terkumpul cukup banyak.

Di usiannya yang sudah lanjut, profesi sebagai seorang penarik becak sangat tidak mudah baginya, belum lagi banyak saingan lainnya. Namun karto tetap semangat dengan cara memodifikasi becaknya menggunakan motor.

Perjalanan hidupnya hanya mengandalkan sebuah becak, terkadang amat lah sulit. Bagaimana tidak, setiap hari belum tentu ada penumpang yang ia bawa. Dan pernah suatu hari ia tak dapat sepeserpun uang hasil dari profesinya, sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidup hari itu tidak ada sama sekali.

Paling besar ia hanya bisa menyisihkan 5 ribu rupiah perhari dan terkadang hanya sebesar 1500 rupiah perhari demi untuk memenuhi rukun islam yang kelima. Tak lepas dari izin Allah, karto sekarang sudah terdaftar untuk keberangkantan di bulan Agustus.

Inilah bukti kekuasaan Allah, dimana jika kita berniat baik tulus dan ikhlas karena Allah, Allah akan mempermudah dan melapangkan rezeki kita, serta mengabulkan apa yang telah menjadi niat kita.

Selamat beribadah ketanah suci sang pejuang di Jalan Allah, semoga segala kemudahan diberikan oleh Allah dan menjadi seorang haji yang mabrur. Aamiin ..

Demikian lah cerita singkat seorang kakek bisa berangkat haji dari uang lembaran 5 ribu rupiah. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.

Baca juga : Kisah Sukses Pengusaha Mainan Anak di Toko Pedia

Add a Comment

Your email address will not be published.

Daftar Dropship/Reseller Custom CaseKlik Disini
+