Semangat Pantang Menyerah dalam Kegiatan Usaha Sendiri

semangat-pantang-menyerah-dalam-kegiatan-usaha-sendiri

Semangat Pantang Menyerah

Seseorang yang telah berhasil merintis usahanya sendiri tentu tidak luput dari semangat yang berkobar di dalam dirinya dan kecintaan terhadap pekerjaan atau usahannya. Semangat pantang meyerah dalam kegiatan usaha sendiri merupakan suatu semangat yang harus dimiliki oleh setiap wirausaha dalam membangun bisnisnya.

Salah satu contoh kegigihan dan ketekunan serta semangat yang pantang meyerah dari seorang entrepreneur sukses yang brand usahanya telah mendunia adalah almarhum Steve Jobs, beliau adalah seorang CEO Apple Inc dan Pixar Animation Studios.

Kecintaanya terhadap pekerjaan dan usahanya membuat ia pantang meyerah walau pun pernah dipecat dari perusahaan yang ia dirikan sendiri. Selain Bill Gates dari MicroSoft Inc. dan Michael Dell dari Dell Computer
Corp, Steve Jobs merupakan satu dari sekian entrepreneur yang ‘dropped out’ dari universitas.

Karena faktor ekonomi dan rasa kasihan terhadap orang tua-nya yang harus membiayai pendidikannya yang terbilang mahal saat itu, Steve Jobs memutuskan untuk keluar dari Reed College.

Namun karena tekad dan kegigihan serta semangat pantang meyerah ia dan kawanya Steven Wozniak berhasil mempopulerkan konsep personal komputer pada dunia di tahun 1976. Kepopuleran mereka berawal dari garasi rumah orang tuannya dan pada saat itu usia nya sekitar 20 tahunan. Dari garasi rumah orang tuannya ini lah lahirnya cikal bakal komputer Macintosh.

Dan dalam waktu 10 tahun kedua sahabat ini berhasil memiliki lebih dari 4.000 karyawan dengan membangun sebuah perusahaan seperti yang telah kita kenal sekarang bernama Apple yang mempunyai aset sekitar 2 millyar dollar. Namun sangat disanyangkan pada usianya yang ke 30 tahun kenyataan pahit datang menghampirinya.

Steve Jobs dipecat oleh Board of Director dari perusahaannya sendiri karena kegagalan mejalankan visinya dan kejatuhan Apple pada saat itu. Selama berbulan – bulan Steve Jobs tidak mampu melakukan apa – apa. Ia merasa hancur, malu dan merasa kehilangan impian.

Best Quality Custom Case Klik Gambar :

Namun kecintaan terhadap pekerjaan tidak membuat nya putus asa. Dan kemudian ia bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce, saat itu ia mencoba untuk memaafkan semua kesalahan – kesalahan yang pernah diperbuatnya. Ia mecoba untuk bangkit kembali dan memulai segalanya dari awal.

Apa yang terjadi kemudian ……, Steve Jobs berhasil mendirikan perusahaan Pixar Animation Studios yang membuat film animasi komputer pertama di dunia -Toy Story- dan berhasil memenangkan penghargaan
Oscar sebagai film animasi terbaik. Perusahaan ini ia bangun dalam jangka waktu lima tahun.

Kemudian Pixar Animation Studios tidak beberapa lama kemudian dibeli oleh perusahaan Apple dan ia kembali menduduki jabatanya di perusahaan Apple yang didirikannya. Apple kemudian mulai bangkit lagi dengan menggunakan teknologi yang ia bagun di Pixar.

Dalam industri toko musik online, musik digital dengan perangkat IPod dan iTunes, industri dekstop dan notebook sebagai inovasinya dipimpin oleh Apple. Sedangkan Pixar menjadi penghasil film-film animasi box office dan pemenang Oscar, seperti Toy Story, A Bug’s Life, Monsters Inc., Finding Nemo dan The Incredibles.

Salah satu perkataan Steve Jobs yang bisa menjadi pelajaran bagi kita adalah  bahwa dipecat dari Apple adalah hal terbaik yang pernah terjadi pada dirinya.Yang membuatnya bangkit dan terus maju adalah keyakinan dan kecintaannya pada apa yang ia kerjakan. Karena bagi Steve Jobs, itu adalah satu-satunya cara mendapatkan hasil pekerjaan yang terbaik. Hal itu tak luput dari semangat pantang menyerah dalam kegiatan usaha sendiri baginya.

Baca juga :

Bisnis dari Rumah dengan Modal Kecil dan Menguntungkan

Daftar Dropship/Reseller Custom CaseKlik Disini
+